Friday, August 4, 2017

Anion

1.     NaCl (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 403)
Nama Resmi          : NATRII CHLORIDUM
Nama lain              : Natrium Klorida
Rumus Molekul     : NaCl
Berat Molekul       : 58,44
Pemerian               : Hablur heksahedral tidak berwarna atau serbuk hablur putih ; tidak
  berbau ; rasa asin
Kelarutan              : Larut dalam 2,8 bagian air, dalam 2,7 bagian air mendidih dan dalam
  lebih kurang 10 bagian gliserol P ; sukar larut dalam etanol (95%) P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Sumber ion klorida dan ion natrium
Reaksi Identifikasi:
NaCl + AgNO3 → AgCl ↓ (Putih) + NaNO3
AgCl + HNO3 → Tidak Larut
AgCl + 2NH4OH → [Ag(NH3)2]Cl +2H2O
Redoks :
S + KMnO4 + HNO3 (p) + CHCl3 Dikocok → Bening
2KMnO4 + 6HNO3 → 2KNO3 + 2Mn(NO3)2 + 3H2O + 5On
2NaCl + 2HNO3 + On →2NaNO3 + H2O + Cl2 (gas)
Cl2 + CHCl3 → Larutan CHCl3 bening tidak berwarna

2.     KBr (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 328)
Nama Resmi          : KALII BROMIDUM
Nama Lain                        : Kalium Bromida
Rumus Molekul     : KBr
Berat Molekul       : 119,01
Pemerian               : Hablur tidak berwarna, transparan atau buram atau serbuk butir ;
  tidak berbau ; rasa asin dan agak pahit
Kelarutan              : Larut dalam lebih kurang 1,6 bagian air dan dalam lebih kurang 200
  bagian etanol (90%) P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Sedativum
Reaksi Identifikasi:
      KBr + AgNO3 → AgBr ↓ (kuning muda) + KNO3
AgBr + HNO3 → Tidak Larut
AgBr + NH4OH (e) → Tidak Larut
AgBr + NH4OH (p) → [Ag(NH3)2]Br + 2H2O
2KMnO4 + 6HNO3 → 2KNO3 + 2Mn(NO3)2 + 3H2O + 5On
2KBr + 2HNO3 + On → 2KNO3 + H2O + Br2 (gas)
Br2 + CHCl3 → Lapisan CHCl3 berwarna kuning/coklat



3.     KI (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 330)
Nama Resmi          : KALII IODIDUM
Nama Lain                        : Kalium Iodida
Rumus Molekul     : KI
Berat Molekul       : 166,00
Pemerian               : Hablur heksahedral ; transparan atau tidak berwarna, opak dan putih ;
  atau serbuk butiran putih. Higroskopik
Kelarutan              : Sangat mudah larut dalam air, lebih mudah larut dalam air mendidih ;
  larut dalam etanol (95%) P, mudah larut dalam gliserol P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Antijamur
Reaksi Identifikasi:
KI + AgNO3 → AgI ↓ (kuning kehijauan) + KNO3
AgI + HNO3 → Tidak Larut
AgI + NH4OH (e/p) → Tidak Larut
2KMnO4 + 6HNO3 → 2KNO3 + 2Mn(NO3)2 + 3H2O + 5On
2KI + 2HNO3 + On → 2KNO3 + H2O + I2 (Violet)
I2 + CHCl3 → Lapisan CHCl3 berwarna Violet

4.     H2SO4 (Dirjen POM, FI III hal. 58)
Nama Resmi          : ACIDUM SULFURICUM
Nama Lain                        : Asam Sulfat
Rumus Molekul     : H2SO4
Berat Molekul       : 98,07
Pemerian               : Cairan kental seperti minyak, korosif, tidak berwarna ; jika
  ditambahkan ke dalam air menimbulkan panas
Kelarutan              : -
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan              : Zat tambahan
Reaksi Identifikasi:
      H2SO4 + AgNO3 → Tidak mengendap (Bening)
      H2SO4 + BaCl2 → Ba2SO4 ↓ (Putih) + 2HCl
      Ba2SO4 + HCl (p) → Tidak Larut
      H2SO4 + Pb(CH3COO)2 → PbSO4 ↓ (Putih) + 2CH3COOH
      PbSO4 + 2CH3COONH4 → Pb(CH3COO)2 + (NH4)2SO4

5.     KNO3 (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 691)
Nama Resmi          : KALII NITRAT
Nama Lain                        : Kalium Nitrat
Rumus Molekul     : KNO3
Berat Molekul       : 101,103
Pemerian               : Hablur tidak berwarna atau serbuk hablur putih ; tidak berbau ; rasa
  dingin dan asin
Kelarutan              : Larut dalam 3,3 bagian air
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan              : Sebagai sumber nitrat
Reaksi Identifikasi:
      KNO3 + AgNO3 → Tidak mengendap (Bening)
      2KNO3 + H2SO4 → K2SO4 + 2HNO3
      2HNO3 → H2O + 2NO + 3On
      2FeSO4 + H2SO4 + On → Fe(SO4)3 + H2O
                  X3
      2KNO3 + 4H2SO4 + 6FeSO4 → K2SO4 + 4H2O + 3Fe2(SO4)3 + 2NO
      2FeSO4 + 2NO → FeNOSO4 (Coklat)

6.     Na2CO3 (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 400)
Nama Resmi          : NATRII CARBONAS
Nama Lain                        : Natrium Karbonat
Rumus Molekul     : Na2CO3
Berat Molekul       : 124,00
Pemerian               : Hablur tidak berwarna atau serbuk hablur putih
Kelarutan              : Mudah larut dalam air, lebih mudah larut dalam air mendidih
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Keratolitikum
Reaksi Identifikasi:
      Na2CO3 + 2AgNO3 → Ag2CO3 ↓ (Putih) + 2NaNO3
Ag2CO3 + 2HNO3 → 2AgNO3 + H2CO3
Ag2CO3 + 4NH4OH → [Ag(NH3)2]2CO3 + 4H2O
Na2CO3 + HgCl2 + 2H2O → [Hg(OH)2]CO3 ↓ (Coklat Merah) + 2NaCl
Na2CO3 + MgSO4 → MgCO3 ↓ (Putih) + Na2SO4

7.     Na2HPO4 (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 227)
Nama Resmi          : DINATRII HYDROGENPHOSPHAS
Nama Lain                        : Natrium Fosfat
Rumus Molekul     : Na2HPO4
Berat Molekul       : 358,14
Pemerian               : Hablur tidak berwarna ; tidak berbau ; rasa asin. Dalam udara kering
  rapuh
Kelarutan              : Larut dalam 5 bagian air ; sukar larut dalam etanol (95%) P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Zat tambahan
Reaksi Identifikasi:
      2Na2HPO4 + 3AgNO3 → Ag3PO4 ↓ (kuning) + 3NaNO3 + NaH2PO4
      Ag3PO4 + 3HNO3 → 3AgNO3 + H3PO4 (Larutan Jernih)
      Ag3PO4 + 6NH4OH → [Ag(NH3)2]3PO4 + 6H2O
Na2HPO4 + 12(NH4)2MoO4 + 23HNO3 (p) → (NH4)3PO412MoO3 ↓ (kuning) + 21NH4NO3 + 2NaNO3 + 12H2O
Na2HPO4 + NH4OH + NH4Cl + MgSO4 → MgNH4PO4 ↓ + Na2SO4 (Putih)

8.     H3BO3 (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 49)
Nama Resmi          : ACIDUM BORICUM
Nama Lain                        : Asam Borat
Rumus Molekul     : H3BO3
Berat Molekul       : 61,83
Pemerian               : Hablur, serbuk hablur putih atau sisik mengkilap tidak berwarna ;
  kasar ; tidak berbau ; rasa agak asam dan pahit kemudian manis
Kelarutan              : Larut dalam 20 bagian air, dalam 3 bagian air mendidih, dalam 16
  bagian etanol (95%) P dan dalam 5 bagian gliserol P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Zat tambahan
Reaksi Identifikasi:
      H3BO3 + AgNO3 → Tidak mengendap
      H3BO3 + HCl (p) + Kertas Kurkumin → Kertas Merah Coklat
      H3BO3 + H2SO4 (p) + Metanol → 8(CH3O)3 (nyala hijau) + 3H2O

9.     KCNS (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 693)
Nama Resmi          : KALII TIOSIANAT
Nama Lain                        : Kalium Tiosianat
Rumus Molekul     : KCNS
Berat Molekul       : 97.181
Pemerian               : Hablur tidak berwarna. Meleleh basah
Kelarutan              : Larut dalam 0,5 bagian air dan dalam 15 bagian etanol mutlak P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup baik
Kegunaan              : Sebagai penitran
Reaksi Identifikasi:
      KCNS + AgNO3 → AgCNS ↓ (Putih) + KNO3
      AgCNS + HNO3 → Tidak Larut
      AgCNS + 2NH4OH → [Ag(NH3)2]CNS + 2H2O
      KCNS + FeCl3 → Fe(CNS)Cl2 (Larutan Merah Darah) + KCl
      KCNS + CuSO4 → Cu(CNS)2 ↓ (hijau → hitam) + K2SO4

10.            Na2S2O3 (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 429)
Nama Resmi          : NATRII THIOSULFAS
Nama Lain                        : Natrium Tiosulfat
Rumus Molekul     : Na2S2O3
Berat Molekul       : 248,17
Pemerian               : Hablur besar tidak berwarna atau serbuk hablur kasar. Dalam udara
  lembab meleleh basah ; dalam hampa udara pada suhu di atas 33°
  merapuh
Kelarutan              : Larut dalam 0,5 bagian air ; praktis tidak larut dalam etanol (95%) P
Penyimpanan         : Dalam wadah tertutup rapat
Kegunaan              : Antidotum sianida
Reaksi Identifikasi:
      Na2S2O3 + 2AgNO3 → Ag2S2O3 ↓ (Putih Abu –Abu) + 2NaNO3
      Ag2S2O3 + H2O → Ag2S ↓ (Hitam Abu- Abu) + H2SO4
      2Na2S2O3 + I2 → 2NaI + Na2S4O6 (Iod hilang)
      Na2S2O3 + 2HCl  → 2NaCl + H2SO3 + S ↓
                  H2SO3 → H2O + SO2
      Na2S2O3 + 2HCl → 2NaCl + H2O + SO2 + S ↓ (kuning)
      2Na2S2O3 + FeCl3 → Na[Fe(S2O3)2] + 3NaCl (Violet kuning)
      Na[Fe(S2O3)2] + NaCl + FeCl3 → Na2S4O6 + 2FeCl2

      Na2S2O3 + BaCl2 → BaS2O3

ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA

Sistem Digestive
1.      Sebutkan bagian-bagian lambung!
Jawab :
·        Fundus (bagian atas) : bagian terbesar sebelah kiri dan yang terpenting adalah pembukaan dari esofagus ke lambung
·        Corpus (bagian tengah) : bagian tengah lambung
·         Pylorus (pelepasan lambung) : bagian terbawah lambung

2.      Sebutkan dan jelaskan enzim yang dihasilkan usus halus!
Jawab :
Enzim yang dihasilkan usus halus antara lain :
         Enterokinase               : mengaktifkan tripsinogen yang dihasilakn pankreas
         Laktase                        : mengubah laktosa menjadi glukosa.
         Erepsin / dipeptidase   : mengubah dipeptida atau pepton menjadi asam amino.
         Maltase                        : mengubah maltosa menjadi glukosa.
         Disakarase                   : mengubah disakarida menjadi monosakarida.
         Peptidase                     : mengubah polipeptida menjadi asam amino.
         Sukrase                        : mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.
         Lipase                          : mengubah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak.

3.      Apa yang dimaksud dengan gastritis?
Jawab :
Gastritis adalah radang yang akut pada lapisan mukosa dinding lambung yang disebabkan karena makan makanan atau karena kelebihan asam lambung.

Sistem Endokrin
1.      Apa yang dimaksud dengan hormon?
Jawab :
Hormon adalah bahan substansi biologi yang dihasilkan oleh kel. Buntu organ tertentu dalam jumlah kecil, masuk aliran darah, mempunyai organ sasaran dan dapat mendorong atau menghambat fungsi dari organ sasaran (target) tersebut.

2.      Sebutkan sumber penghasil hormon!
Jawab :
Sumber penghasil hormon :
·       Organ dalam tubuh
·       Tumbuh – tumbuhan
·       Dibuat secara sintesis

3.      Sebutkan fungsi hormon adrenalin / epinephrin!
Jawab :
Fungsi hormon adrenalin / epinephrine :
·       Dilatasi bronchial ® penderita asma
·       Meningkatkan kerja jantung
·       Merangsang kontraksi otot polos
·       Mempertinggi kecepatan metabolisme umum
·       Meningkatkan glukosa darah
·       Sebagai neuro trnasmiter sistem syaraf simpatis bersama – sama dengan nor adrenalin ® neurohumor

Sistem Kardiovaskular
1.      Sebutkan ruang jantung!
Jawab :
Jantung terdiri atas 4 ruang :
a.    2 ruang yg berdinding tipis yang disebut atrium (serambi)
·          Atrium kanan
·          Atrium kiri
b.    2 ruang yg berdinding tebal yang disebut ventrikel (bilik)
·          Ventrikel kanan
·          Ventrikel kiri

2.      Ada berapa macam sistem peredaran darah manusia? Sebutkan!
Jawab :
Sistem peredaran darah pada manusia dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu peredaran darah paru-paru (peredaran darah kecil) dan peredaran darah sistemik (peredaran darah besar).

3.      Mengapa peredaran darah manusia disebut peredaran darah tertutup?
Jawab :
Karena peredaran darah manusia selalu melalui pembuluh darah.

Sistem Reproduksi
1.      Sebutkan alat-alat reproduksi laki-laki!
Jawab :
Alat reproduksi laki-laki terdiri dari:
·          Sepasang testis
·          Saluran-saluran kelamin
·          Kelenjar-kelenjar tambahan
·          Penis

2.      Sebutkan alat-alat reproduksi pada wanita!
Jawab :
Alat reproduksi pada wanita berupa:
·          Sepasang ovarium
·          Oviduk/tuba fallopii
·          Uterus
·          Vagina
·          Organ kelamin bagian luar

3.      Apa yang dimaksud dengan fertilisasi/proses pembuahan?
Jawab :
Fertilisasi adalah proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang sudah matang.

Sistem Respirasi
1.      Sebutkan organ pernapasan manusia!
Jawab :
Organ pernapasan manusia :
·          Hidung
·          Tenggorokan / trakea
·          Bronkus
·          Paru-paru (bronkiolus dan alveolus)

2.      Sebutkan fungsi rongga hidung!
Jawab :
Fungsi Rongga Hidung :
·          Filter (penyaring) partikel-partikel mencegah yang berpotensi menyebabkan penyakit.
·          Memberi  kelembaban dan menghangatkan udara.
·          Tempat  reseptor  pembau (olfaktori).

3.      Apa yang dimaksud dengan alveoli?
Jawab :
Alveoli adalah percabangan Bronkhioli diameter sekitar 0,5 mm dengan  ujung buntu membentuk kantung disebut alveolus.

Sistem Urinari
1.      Sebutkan struktur ginjal!
Jawab :
·          Kapsul ginjal
·          Korteks Ginjal – daerah luar
·          Medula Ginjal – daerah dalam
·          Pelvis Ginjal – saluran pengumpul
2.      Apa saja komposisi air kemih?
Jawab :
Komposisi air kemih terdiri dari:
·       Air, kira-kira 95-96%
·       Larutan (4%):
a.       Larutan organik : Urea, ammonia, kreatin, dan uric acid.
b.      Larutan anorganik : Natrium (sodium), klorida, kalium (potasium) (5 mEq), sulfat, magnesium, dan fosfor, elektrolit, kalsium, NH3, bikarbonat.
·          Pigmen (bilirubin, urobilin)
·          Toksin
·          Hormon

3.      Sebutkan 3 tahap pembentukan urine!
Jawab :
Urin terbentuk melalui 3 tahap :
·          Filtrasi
·          Reabsorpsi

·          Sekresi/Augmentasi 

Anion

1.      NaCl (Dirjen POM, FI III 1979 hal. 403) Nama Resmi          : NATRII CHLORIDUM Nama lain              : Natrium Klorida Rum...